Semiloka Nasional Kepustakawanan ke-6 Fokus Tantangan di Era Pandemi

- 22 Oktober 2021, 08:35 WIB
Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia ke-6, tahun 2021 bertajuk 'Information Specialist as Leaders in the Next Generation Society'.
Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia ke-6, tahun 2021 bertajuk 'Information Specialist as Leaders in the Next Generation Society'. /dok. FPPTI


RAGAM INDONESIA-Selama pandemi perpustakaan diminta untuk melakukan penyesuaian dengan cepat. Jam buka serta konsep layanan perpustakaan harus disesuaikan dengan kebijakan yang diberlakukan pemerintah.

Perpustakaan pernah berada di era Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang memaksa harus memberikan layanan secara daring sehingga hanya staf dengan tugas esensial atau strategis yang diperkenankan datang ke perpustakaan.

Kondisi ini tentu menuntut respons yang cepat dari pimpinan perpustakaan dan pustakawan.

Pimpinan perpustakaan harus memiliki kemampuan manajemen perubahan yang baik sehingga mampu eksis di tengah kondisi yang berubah dengan cepat. Pimpinan perpustakaan dan pustakawan harus memiliki kemampuan penyesuaian yang baik, mengambil keputusan secara cepat dan tepat, membentuk tim kerja dan menghadapi berbagai kompleksitas di perpustakaan.

Pustakawan juga dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan pola kerja yang berubah dengan cepat. Berbagai kompetensi tersebut merupakan bagian dari kepemimpinan yang harus dimiliki kepala perpustakaan/pengelola perpustakaan dan pustakawan di era yang berubah dengan cepat ini.

Demikian paparan Ketua Penyelenggara Semiloka Novy Diana Fauzi.

Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII), Pengurus FPPTI Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta serta Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menyelenggarakan Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia ke-6, tahun 2021 bertajuk 'Information Specialist as Leaders in the Next Generation Society'.

Ketua Umum FPPTI, Mariyah dalam sambutannya sekaligus membuka acara, menyampaikan tantangan yang harus dihadapi pustakawan di era pandemi ini. Pustakawan dituntut gesit, adaptif dan mampu memecahkan berbagai masalah yang dihadapi.

Kegiatan semiloka ini diawali dengan webinar nasional menghadirkan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional RI, Deni Kurniadi sebagai keynote speaker. Topik yang disampaikan adalah Information Specialists as Leaders in the Next Generation Society.

Dalam paparannya, Deni menyampaikan bahwa di era teknologi informasi dan komunikasi yang terus berkembang, pustakawan dituntut untuk bertransformasi menjadi spesialis informasi dan spesialis subyek yang memiliki kompetensi mengelola, menganalisa dan meneliti.

Halaman:

Editor: Victoria


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X