5 Penemuan Semasa Nazi Jerman Berkuasa, Masih Dipakai Hingga Kini

- 13 Oktober 2021, 09:58 WIB
 Erwin Rommel (kanan) merupakan jenderal Nazi Jerman saat Perang Dunia II berkecamuk.
Erwin Rommel (kanan) merupakan jenderal Nazi Jerman saat Perang Dunia II berkecamuk. /Defensemedianetwork.com

RAGAM INDONESIA-Tak banyak orang tahu ternyata penemuan-penemuan semasa perang dunia II masih ada, bahkan digunakan hingga sekarang.

Beberapa di antaranya merupakan temuan pasukan Nazi Jerman sebagai yang pihak yang kalah pada peristiwa yang makan korban nyawa puluhan juta jiwa itu. Meski kalah dan Nazi kemudian jadi terlarang, sejumlah produk dan kreasi yang diciptakan oleh partai pimpinan Adolf Hitler tersebut justru masih berdaya guna.

Berikut sejumlah kreasi dan penemuan yang berhasil dibuat oleh orang-orang yang pernah bekerja untuk Nazi pada masa itu.

1. Fanta

Saat Amerika Serikat terjun di Perang Dunia II, mereka melarang industri dalam negeri menjual produk apapun kepada Jerman, termasuk Coca-Cola yang berpusat di Atlanta. Keputusan itu nyaris membuat bangkrut.

Agar bisa bertahan dan bisnisnya tetap berjalan, manajer Coca Cola cabang Eropa Max Keith pun memutar otak. Ia lantas mengganti nama dan simbol minuman Coca Cola yang dinamai Fanta. Tujuannya supaya produk minuman itu terlihat eksluksif dan mengedepankan sisi patriotisme Nazi. Selain itu demi menutupi slogan "Mimpi Amerika" milik Coca-Cola.

Transformasi itu sukses karena Fanta menjadi satu-satunya minuman bersoda yang tersedia secara nasional. Fanta segera terpatri sebagai minuman kebangsaan tentara Nazi.

Penyebaran produk ini meluas seiring ekspansi Jerman ke berbagai wilayah Eropa, sekaligus menyelamatkan keuangan perusahaan induk di Amerika. Saat Jerman kalah, prduksi Fanta terhenti.

Namun mereka lebih dahulu berhasil meraup untung besar. Keuntungan ini menjadi modal Coca Cola untuk bangkit lagi dan mendominasi pasar minuman soda dunia.

2. Pita Kaset

Generasi sekarang mungkin tak ada lagi yang kenal dengan gulungan pita magnetik yang berisikan rekaman musik, lagu dan rekaman lain dalam bentuk kompak yang disebut kaset.
Siapa mengira bahwa teknologi ini ditemukan oleh ilmuwan Jerman bernama Fritz Pfleumer, di mana pada tahun 1928 melapisi sehelai kertas tipis dengan strip logam untuk keperluan perekaman. Tujuh tahun kemudian disempurnakan oleh Pfleumer dalam bentuk pita plastik magnetik.

Halaman:

Editor: Victoria


Tags

Terkini

X