Elon Musk Pilih India Ketimbang Indonesia, Ini Kata Pengamat

- 22 Februari 2021, 13:19 WIB
Ilustrasi Produk Tesla /Blomst-Pixabay.com /

RAGAM INDONESIA-Beberapa bulan lalu, ramai kabar jika Pemerintah Indonesia akan menjalin kerjasama dengan Tesla. Tesla pun dikabarkan akan membangun pabrik di Tanah Air.

Tapi, seiring perkembangannya, Tesla dipastikan batal berinvestasi di Indonesia setelah diketahui memilih India.

Presiden Joko Widodo pun diketahui pernah turun tangan dan menghubungi Elon Musk untuk menyakinkan dia berinvestasi di Indonesia.

Baca Juga: Manfaat Kayu Manis, Salah Satunya Mencegah Kanker

"Tesla akan membuka manufaktur mobil listrik di Karnataka," tulis Reuters dalam dokumen pemerintah India.

Pengamat Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan bahwa hampir pupus harapan Indonesia agar Tesla mau membangun pabriknya di sini.

“Ketertinggalan Indonesia di sektor sumber daya mobil listrik juga dibarengi dengan sistem Incremental Capital Output Ratio (ICOR) atau rasio investasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia (output) yang anggap terlalu boros investasi,” katanya, Jumat, 19 Februari 2021.

Baca Juga: Berubah Kepemimpinan, Turki Ingin Punya Hubungan Lebih Baik dengan Amerika Serikat

ICOR merupakan alat ukur yang melihat berapa besar investasi yang diperlukan untuk meningkatkan satu unit output atau Produk Domestik Bruto (PDB).

Halaman:

Editor: Nandang Permana

Sumber: Pikiran-Rakyat.com


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X