Baku Tembak di Kiwirok, Dandim Yahukimo: Hoaks Ada Prajurit TNI yang Tewas

- 16 September 2021, 10:15 WIB
Tenaga kesehatan yang terluka dan kini berlindung di Pos Yonif 404/WP di Kiwirok.
Tenaga kesehatan yang terluka dan kini berlindung di Pos Yonif 404/WP di Kiwirok. /Antara/HO

RAGAM INDONESIA-Komandan Kodim 1715 Yahukimo Letkol Inf Cristian Irreuw membantah adanya korban jiwa prajurit dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

"Berita yang beredar di media sosial tentang empat prajurit meninggal saat baku tembak dengan KKB, di Kiwirok, Senin (13/9) tidak benar atau hoaks," katanya di Jayapura, Kamis 16 September 2021.

Baca Juga: Siapkan Kita Menuju Era Kerja Hibrida?

Dia mengakui memang ada satu prajurit yang terluka di bagian lengan kanannya, namun kondisinya stabil. Sementara dari laporan yang diterima, terungkap ada seorang yang meninggal dan dua lainnya terluka.

Baca Juga: Jaksa Agung: Mustahil Suatu Daerah di Indonesia Bersih Garong Uang Rakyat

Korban meninggal dari KKB yakni Elly Bidana (35) yang dalam struktur KKB menjabat sebagai komandan operasi batalyon III Meme. Dia tewas dalam baku tembak dengan aparat keamanan pada Senin itu.

Baca Juga: Surati Presiden Jokowi, GMRI Prihatin 7 Tahun Tunjangan Purnawirawan TNI Tak Kunjung Naik

Menurut Dandim, saat ini situasi keamanan di Kiwirok relatif aman namun seluruh anggotanya bersiaga. "Aparat keamanan juga berupaya mengamankan warga sipil termasuk yang terluka," katanya lagi.

Baca Juga: Hasil Lengkap Liga Champions Hari Kamis 16 September 2021

KKB pimpinan Lamek Taplo selain melakukan kontak tembak dengan aparat keamanan juga menyerang warga sipil, termasuk tenaga kesehatan yang saat insiden tersebut sedang melayani masyarakat.

Selain itu, KKB juga membakar sejumlah fasilitas umum seperti puskesmas, gedung SD dan kantor kas Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua serta rumah warga baik yang ada di Kiriwok maupun Okhika, jelas Letkol Inf Cristian Irreuw.***

Editor: Victoria


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X