5 Pegulat DKI Jaya Dilepas ke Merauke, Ini Pesan Ketua PGSI dan Haji Heru

- 6 Oktober 2021, 09:26 WIB
Skuad Gulat DKI Jakarta saat dilepas menuju PON XX Papua 2021.
Skuad Gulat DKI Jakarta saat dilepas menuju PON XX Papua 2021. /Dok PGSI DKI Jakarta

RAGAM INDONESIA-Atlet dan tim gulat DKI Jakarta yang akan dipersiapkan menuju PON XX Papua, telah resmi dilepas Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) DKI Jakarta, Gian Sitorus.

Acara pelepasan berlangsung di markas PPOP Kompleks Olahraga Ragunan, Jakarta Selatan pada Senin petang, 4 Oktober 2021.

Tim gulat menjadi terakhir dari kontingen DKI Jakarta yang berangkat menuju Papua. Sebagian besar kontingen sudah berlaga di sana, bahkan menyumbangkan medali emas, perak dan perunggu. Atas perjuangan sebagian atlet itu posisi DKI sekarang berada di tempat pertama pimpinan klasemen perolehan medali sementara pada hari ini.

Acara pelepasan berlangsung cukup khidmat di ruang kantor pengelola Kompleks Olahraga Ragunan. Prosesi pelepasannya dikreasi sedemikian rupa oleh Wakil Ketua Pengprov PGSI DKI, Haji Heru Pujihartono hingga tampil begitu mengesankan. Inilah cara membangkitkan semangat juang kelima pegulat di arena PON XX Papua.

Prosesi pelepasan dimulai dari paparan kesiapan keseluruhan atlet oleh pelatih, dan tim manajer, dilanjutkan penyampaian pesan-pesan oleh para pengurus untuk membangkitkan semangat kelima pegulat terbaik DKI Jakarta ini.

Prosesi diakhiri dengan acara 'mencium bendera' oleh kelima pegulat, termasuk pelatih dan tim manajer. Satu persatu dari mereka secara bergilir maju ke depan, menarik bendera ke dalam genggaman tangannya, kemudian menciumi bendera itu dengan penuh khusyu.

Penciuman bendera ini sebagai bentuk rasa bakti, hormat, dan tulus dari seorang anak yang sedang berjuang membela harkat dan martabat kontingen DKI Jakarta pada di PON XX Papua

“Selama 32 tahun sejak 1989 baru sekali ini saya menyaksikan prosesi pelepasan tim gulat yang penuh khidmat yakni mencium bendera sebelum berangkat menuju PON, atau kejuaraan lain dalam rangka membela panji DKI Jakarta,” kata Kepala Sekretariat Pengprov PGSI DKI Jakarta, Sarno.

Ia mengatakan hal itu ketika ingin membungkus kembali bendera itu untuk dibawa ke sekretariat Pengprov PGSI DKI di GOR  Otista. Sambil memasukkan bendera, Sarno yang setiap kali PON tidak pernah absen turut mendampingi tim karena menjadi tenaga IT PON ini masih saja menggelengkan kepalanya kagum pada acara yang dikreasi oleh Haji Heru ini.  "Luar biasa," pujinya.

Haji Heru memang bukan kali ini saja melakukan sesuatu yang menakjubkan. Sejak keterlibatannya menjadi pengurus Pengprov PGSI DKI Jakarta periode lalu, ia sering kali membuat kejutan menarik.

Halaman:

Editor: Victoria


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X