Juara Umum, Atlet Sepatu Roda Dijanjikan Uang Saku Naik Hingga Sekretariat

- 4 Oktober 2021, 15:08 WIB
Tim sepatu roda DKI Jakarta dikunjungi Kadispora DKI Jaya, sebelum bertanding di hari terakhir PON XX Papua.
Tim sepatu roda DKI Jakarta dikunjungi Kadispora DKI Jaya, sebelum bertanding di hari terakhir PON XX Papua. /Dok. Nonnie Rering

RAGAM INDONESIA-Kontingen sepatu roda DKI Jakarta keluar sebagai juara umum berdasarkan klasemen akhir perolehan emas.

Di hari terakhir perlombaan sepatu roda PON XX Papua di Jembatan Merah Youtefa, Holtekam, Minggu 3 Oktober 2021 sejak siang hingga malam hari, DKI sungguh menunjukkan kedigdayaannya sebagai tim ibukota dengan mengumpulkan total 23 medali (13 emas, 8 perak dan 2 perunggu).

DKI memperoleh medali emas terakhir lewat nomor ITT 10.000 m putra yang diamankan oleh Barijani Mahesa Putra, Syah Arya Fikri Prasetiya Bogar, Tias Andira dan Yonatan Lovertus Reinhartta. Perak diraih Kalimantan Timur dan Perunggu jatuh ke tim tuan rumah, Papua.

DKI sungguh tak tertandingkan di hari terakhir lomba sepatu roda itu.

Di nomor putri, Naura Rahmadija Hartanti, Alifia Meidia Namasta, Latisha Luna Sasmito, dan Nurul Fattilah Kamalia Syah membanggakan DKI dengan medali emas mereka. Medali perak dan perunggu di nomor putri masing-masing direbut Jawa Timur dan Papua.

"Alhamdulillah kerja keras kami latihan cukup lama terbayar. Semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan hingga event-event berikut dan bahkan sampai PON depan," kata Naura yang total mengumpulkan lima medali emas sepatu roda PON XX Papua.

Dari 24 medali emas yang dipertandingkan, tim DKI yang dimanajeri Muhammad ‘Ical’ Sal, ini merebut separuh darinya. Meski perolehan ini jauh meleset dari target sapu bersih seluruh nomor cabor.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jaya, Achmad Firdaus langsung memberikan ucapan selamat kepada tim sepatu roda DKI Jaya.

“Saya bangga dengan kalian semua bisa menjadi penyumbang emas terbanyak dengan 13 medali emas, delapan perak dan dua perunggu. Fasilitas sepatu roda di DKI Jaya harus terus diperbaiki dan itu untuk kalian semua,” kata Firdaus.

Ia juga berjanji masa depan para atlet DKI Jaya tak akan suram karena Pengprov akan menyiapkan posisi-posisi terbaik sebagai PNS atau sesuai ilmu yang mereka timba di sejumlah perguruan tinggi.

Halaman:

Editor: Victoria


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X