Ketum PWI Pusat: DBON Kado Paling Besar untuk Olahraga Indonesia

- 1 September 2021, 22:54 WIB
Webinar Sosialisasi DBON yang diadakan Kemenpora bersama PWI Pusat, Rabu 1 September 2021.
Webinar Sosialisasi DBON yang diadakan Kemenpora bersama PWI Pusat, Rabu 1 September 2021. /Humas PWI Pusat

RAGAM INDONESIA–Minimnya prestasi olahraga Indonesia di kancah dunia menjadi cikal bakal terbentuknya program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang kini tengah dimatangkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Program itu baru bisa dipersiapkan dengan stakeholder olahraga lainnya setelah Menpora Zainudin Amali mendapatkan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo untuk mereview total sistem pembinaan olahraga nasional pada peringatan Haornas 9 September 2020.

Menpora menilai, prestasi-prestasi atlet Indonesia yang didapatkan kini lebih karena by accident.

Sementara DBON hadir dengan sistem pembinaan atlet jangka panjang sehingga prestasi tinggi bakal didapatkan melalui program pembinaan yang benar.

“Saya melihat prestasi-prestasi yang kita dapatkan sekarang ini masih accident atau kalau bahasa sekarang ‘nemu’. Kita tidak boleh lagi seperti itu. Prestasi itu harus dirancang, direncanakan, di pabrik. Tanpa itu kita akan terus seperti ini,” kata Zainuddin dalam webinar Sosialisasi DBON yang digelar Kemenpora bersama PWI Pusat, Rabu, 1 September 2021.

Nah, ini kira-kira yang jadi dasar kita, tidak ada jalan pintas untuk raih prestasi. Dibutuhkan waktu minimum 10 tahun atau 10 ribu jam latihan, ini dari ahlinya yang mengatakan bukan saya,” lanjut Menpora.

Lebih lanjut, politikus asal Golkar itu menegaskan bahwa sudut pandang saat ini hanya melihat pembinaan atlet dari hal pembiayaan saja.

Padahal menurutnya, prestasi olahraga untuk mengharumkan Indonesia di kancah dunia merupakan investasi negara yang benar-benar harus mendapatkan dukungan penuh.

"Kemudian, pembinaan atlet jangka panjang yang menghasilkan prestasi dunia merupakan Investasi Negara untuk pembangunan sumber daya manusia serta mengangkat harkat dan martabat bangsa di tingkat internasional,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Victoria


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X