COVID-19 di Olimpiade Tokyo: 18 Kasus Baru, Termasuk Atlet dari Luar Negeri

- 1 Agustus 2021, 13:42 WIB
CEO Olimpiade Tokyo 2020, Toshiro Muto
CEO Olimpiade Tokyo 2020, Toshiro Muto /Reuters

RAGAM INDONESIA-CEO Olimpiade Tokyo 2020, Toshiro Muto mengklaim situasi COVID-19 di antara para atlet dan staf telah 'sesuai harapan'. Ia bersikeras tidak ada hubungan antara pertandingan dan lonjakan infeksi di ibu kota Jepang dan sekitarnya.

"Kami melakukan lebih dari 30.000 tes setiap hari, dengan cepat mengisolasi setiap kasus positif, dan mengambil langkah yang tepat untuk mencegah penyebaran virus," kata Toshiro Muto dalam konferensi pers, seperti dikutip RagamIndonesia.com dari Kyodo News, Minggu, 1 Agustus 2021.

"Olimpiade ini menjanjikan permainan yang aman dan terjamin untuk semua peserta, penduduk Tokyo dan orang-orang Jepang, saya pikir kami telah mampu menangani langkah-langkah COVID-19 pada tingkat yang diharapkan sejauh ini," sambungnya.

Pernyataan Muto muncul ketika infeksi di Jepang meningkat tajam, dengan penghitungan kasus harian nasional pada Sabtu, 31 Juli 2021 mencapai rekor tertinggi selama hari keempat berturut-turut.

Perdana Menteri Yoshihide Suga menegaskan, lonjakan tidak terkait dengan Olimpiade, yang diadakan tanpa penonton di hampir semua tempat.

Baca Juga: Olimpiade 2020: Sembilan Gol Warnai Kemenangan Telak Meksiko atas Korea Selatan

Baca Juga: Olimpiade 2020: Sembilan Gol Warnai Kemenangan Telak Meksiko atas Korea Selatan

Sementara, Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengatakan, peringkat TV yang tinggi menunjukkan orang-orang mengindahkan seruan untuk tinggal di rumah.

“Kami memiliki pemikiran yang sama persis,” kata Muto merujuk pada pernyataan kedua pemimpin tersebut.

Halaman:

Editor: Victoria


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X