Pasang Surut Prestasi Bulu Tangkis Indonesia di Ajang Olimpiade Sejak Tahun 1992

- 23 Juli 2021, 13:00 WIB
Susi Susanti Legenda Bulu Tangkis Indonesia
Susi Susanti Legenda Bulu Tangkis Indonesia /istimewa

RAGAM INDONESIA-Sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan panitia penyelengara Olimpiade Tokyo 2020, 11 atlet bulu tangkis Indonesia akan memulai perjuangannya pada Sabtu besok, 24 Juli 2021.

Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan menantang Chow Mei Kuan/Lee men Yean. Untuk tunggal putra, Jonatan Christie vs Aram Mahmoud. Dan di ganda campuran, Praveen Jordan dan Melati Daeva akan menghadapi Simon Hang Leung dan Gronya Somerville.

Lantas seperti apa pencapaian bulu tangkis Indonesia di ajang perhelatan Olimpiade sejak cabang olahraga ini dipertandingkan untuk pertamakalinya di Olimpiade Barcelona, Spanyol pada tahun 1992? Berikut catatan singkat prestasi bulu tangkis Indonesia di ajang Olimpiade:

Cabang olahraga bulu tangkis untuk pertamakalinya dipertandingan pada Olimpiade Barcelona pada tahun 1992.

Baca Juga: Ditinggal Ayah Tercinta, Arbani Yasiz : Bani akan Ingat Pesan Papa

Pada saat itu, Indonesia langsung tancap gas dengan meraih hasil yang membanggakan setelah merebut dua medali emas, dua medali perak serta satu medali perunggu.

Adalah atlet cantik kelahiran Kabupaten Tasikmalaya, Susi Susanti yang berhasil membuat lagu Indonesia Raya berkumandang untuk pertamakalinya dari cabang olahraga ini.

Selain Susi Susanti, Alan Budi Kusuma menyusul mendaaptkan medali emas, setelah di partai final mengalahkan temannya sendiri Ardy B Wiranata. Ardy B Wirata  otomatis menyumbangkan medali perak. Medali perak lainnya diraih oleh pasangan ganda putra Edi Hartono dan Rudy Gunawan.

Pada ajang Olimpiade Atlanta 1996, bulu tangkis Indonesia hanya mendapatkan satu medali emas dan satu medali perak dan dua medali perunggu. Medali emas diraih pasangan ganda putra Rexy Mainaky dan Ricky Subagja, dan medali perak dipersembahkan atlet tunggal putri Mia Audina.

Sedangkan peraih medali emas pada olimpiade sebelumnya, Susi Susanti hanya bisa meraih medali perunggu. Satu medali perunggu lainya diraih ganda putra Denny Kantono dan Antonius Iriantho.

Halaman:

Editor: Nandang Permana

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X