Kejati Kalsel: KPK Salah Sebut Nama yang di OTT, Itu Bukan Jaksa

- 2 Oktober 2021, 11:04 WIB
Konferensi pers pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Konferensi pers pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) /Dok Ragam Indonesia

RAGAM INDONESIA-Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) meminta agar penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan informasi secara akurat dan benar kepada publik, terutama berkaitan pemeriksaan orang-orang dalam sebuah kasus.

Sebab, jika tidak akurat akan sangat merugikan pihak yang namanya sama atau mirip dalam pemberitaan.

Kejati Kalsel membantah keras salah seorang jaksanya yang disebut dipanggil dan diperiksa penyidik KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel.

Hal itu ditegaskan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Romadu Novelino Simanjuntak menanggapi penyebutan nama Syahrul yang di-OTT di Kabupaten HSU.

Sedangkan jaksa yang bernama Sahrul, di Kejati Kalsel berstatus sebagai kepala Seksi Ekonomi Moneter Kejaksaan Tinggi Kalsel. Nama lengkapnya adalah Sahrul Arif Hakim.

Baca Juga: Mantan Personil Grup Little Mix Umumkan Debut sebagai Penyanyi Solo

“Kami menyampaikan bahwa penyebutan nama Sahrul atau pun Syahrul dalam kasus OTT KPK di Hulu Sungai Utara itu adalah bukan Sahrul Arif Hakim yang jaksa," terang Romadu melalui keterangan persnya, Sabtu pagi 2 Oktober 2021.

Baca Juga: Lirik Lagu 'Heartless' Milik Maudy Ayunda yang Baru Dirilis

Dengan didampingi Sahrul Arif Hakim, Romadu menegaskan bahwa kasus yang sedang disidik oleh lembaga antirasuah di Kabupaten HSU itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan Kejati Kalsel.

"Sama sekali tidak ada hubungannya. Kejati Kalsel tidak tahu dengan aksi KPK itu. Dan Pak Sahrul juga tidak ada hubungannya dengan proses-proses itu dan yang disebutkan KPK itu bukanlah Pak Sahrul yang jaksa loh,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Victoria


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X