Golkar Umumkan Surat Pengunduran Diri Azis Syamsuddin dari Wakil Ketua DPR

- 25 September 2021, 16:45 WIB
Ketua Bidang Hukum DPP Partai Golkar Adis Kadir (kiri) didampingi Ketua DPP Partai Golkar bidang MPO Meutya Hafid (kanan) memberikan keterangan pers pascapenahanan Azis Syamsuddin oleh KPK, di Ruang Fraksi Partai Golkar, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu 25 September 2021.
Ketua Bidang Hukum DPP Partai Golkar Adis Kadir (kiri) didampingi Ketua DPP Partai Golkar bidang MPO Meutya Hafid (kanan) memberikan keterangan pers pascapenahanan Azis Syamsuddin oleh KPK, di Ruang Fraksi Partai Golkar, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu 25 September 2021. /Aprilio Akbar/Antara Foto

RAGAM INDONESIA-Politikus Golkar, Azis Syamsuddin telah mengajukan surat pengunduran diri dari posisi wakil ketua DPR RI.

Semalam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput paksa Azis dari kediamannya di Jakarta. Ia kemudian ditetapkans sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap bekas penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.

Duit suap sebesar Rp3,1 miliar itu ditengarai untuk mengurus penanganan perkara suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Tengah, yang menyeret nama Azis dan Aliza.

Baca Juga: Putri dan Ester Merasa Tegang Jelang Piala Sudirman XVII

Baca Juga: Sandiaga Uno Resmikan Aplikasi PPI Dunia: Gunakan untuk Kemaslahatan Bangsa

Baca Juga: Azis Syamsuddin Dijemput Paksa KPK, PAPD: Pasti Ada Kaki Tangannya

"Partai Golkar dengan ini memberitahukan bahwa saudara Azis Syamsuddin mengajukan surat pengunduran dirinya sebagai wakil ketua DPR RI periode 2019-2024 kepada DPP Partai Golkar Cq ketua umum DPP Partai Golkar, sehingga terkait dengan penggantinya, Partai Golkar akan memproses dalam waktu dekat," kata Ketua DPP Partai Golkar Adies Kadir, dalam konferensi pers di Ruang Fraksi Partai Golkar, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu, 25 September 2021.

Adies menegaskan partai menghormati semua proses hukum yang saat ini dijalankan oleh KPK dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia juga menyebut Golkar akan mengambil langkah-langkah yang berkaitan dengan posisi jabatan saudara Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPR. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal 87 ayat (1) dan ayat (2) UU 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, sebagaimana yang diubah terakhir dengan UU 13/2019 dan Pasal 47 ayat (2) Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar.

Adapun pengganti Azis di jabatan Wakil Ketua DPR, masih dalam pembahasan di internal partai. Dia memastikan, Partai Golkar akan segera kembali menggelar konferensi pers jika nama pengganti Azis sudah ditetapkan.

Halaman:

Editor: Victoria


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X