Setia Untung: Kejaksaan Aktor Kunci Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu

- 23 September 2021, 09:28 WIB
Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.
Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi. /Dok Penerangan Kejaksaan Agung

RAGAM INDONESIA-Kejaksaan menggelar koordinasi penuntutan untuk menggeber penuntasan kasus-kasus pelanggaran HAM berat.

Koordinasi lewat Pelatihan Prinsip dan Kerangka Hukum Hak Asasi Manusia Bagi Jaksa Penuntut Umum selama tiga hari (21-23 September 2021) itu dibuka oleh Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.

Setia Untung menyampaikan, kejaksaan telah membentuk Tim Khusus Penuntasan Dugaan Pelanggaran HAM Berat.

“Presiden menyampaikan, kejaksaan adalah aktor kunci dalam penyelesaian kasus pelanggaran HAM masa lalu. Untuk itu, Kejaksaan telah membentuk Tim Khusus Penuntasan Dugaan Pelanggaran HAM Berat,” tutur Setia dalam sambutannya secara virtual dari Ruang Kerja Wakil Jaksa Agung, di Gedung Menara Kartika Adhyaksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca Juga: PUPR Bangun Jaringan Irigasi Tersier di Desa Cileunya, Kabupaten Kuningan

Baca Juga: Dubes Inggris: AUKUS Tidak Mengarah Transfer Senjata Nuklir ke Australia

Pembentukan Tim Khusus Penuntasan Dugaan Pelanggaran HAM Berat ini tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 263 Tahun 2020 tanggal 29 Desember 2020.

Baca Juga: Persikabo 1973 Akan Tampil Habis-habisan Lawan Barito Putera Demi Kemenangan Perdana

Setia Untung melanjutkan, pembentukan Timsus HAM ini adalah upaya konkrit kejaksaan dalam rangka percepatan penuntasan dugaan pelanggaran HAM yang berat.

“Juga sebagai bentuk penegasan kembali komitmen, dan dukungan penegakan hukum oleh Kejaksaan sebagai bentuk penghormatan, pengakuan, dan pemenuhan terhadap hak asasi manusia," jelas pria yang akrab disapa Untung ini yang juga ketua Tim Khusus Penuntasan Dugaan Pelanggaran HAM Berat Kejaksaan.

Halaman:

Editor: Victoria


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X