Polemik M Kece dengan Irjen Napoleon, Komisi III DPR:  Serahkan ke Penegak Hukum

- 21 September 2021, 17:13 WIB
Gedung DPR/MPR/DPD RI
Gedung DPR/MPR/DPD RI /Ninding Permana/ragamindonesia.com

RAGAM INDONESIA - Kasus Irjen Napoleon Bonaparte dan Muhammad Kece mendapat sorotan sejumlah pihak. Namun, kasus tersebut diharapkan tidak dijadikan polemic.

"Kan belum jelas, ini pertengkaran atau penghinaan, apalagi melibatkan sesama tahanan juga. Untuk itu percayakan saja kasus ini ke penegak hukum," ujar Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 21 September 2021.

Wakil Ketua MPR RI itu meminta agar segera diproses sesuai hukum yang berlaku jika dalam kasus terebut ditemukan adanya tindakan kriminal. Hemat saya, segera diusut saja, sebab perkaranya sensitif karena terkait penghinaan dan pembelaan terhadap agama," uraianya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPP PKB itu juga mengimbau, agar masyarakat terutama pegiat medsos tidak menambah kegaduhan dengan memberikan statmen yang bisa memprovokasi masyarakat. "Intinya sekali lagi kita percayakan dan serahkan saja ke penegak hukum," tukasnya.

Baca Juga: Mas Menteri Nadiem Minta Pemda Selamatkan Pelajar

Sebelumnya, tersangka penista agama Muhammad Kece melaporkan terpidana suap dan penghapusan red notice Irjen Napoleon Bonaparte ke Bareskrim. Napoleon dilaporkan terkait dugaan penganiayaan.

Belakangan diketahui, Napoleon juga melumuri Muhammad Kece dengan kotoran manusia. Meski, pengacara membantahnya.

Terkait hal itu, kuasa hukum Napoleon, Ahmad Yani, mengatakan, kliennya dan Kece pernah berdamai usai insiden tersebut pada Agustus awal. Namun, belakangan Kece malah melaporkan Napoleon Bonaparte.

Baca Juga: TB Hasanuddin Berharap Kasus Brigjen Junior Tidak Terulang Kembali

Halaman:

Editor: Ninding Permana


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X