Jaksa Agung: Mustahil Suatu Daerah di Indonesia Bersih Garong Uang Rakyat

- 16 September 2021, 09:50 WIB
Jaksa Agung S.T. Burhanuddin ketika membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Satuan Kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2021 di Jakarta, Rabu 15 September 2021.
Jaksa Agung S.T. Burhanuddin ketika membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Satuan Kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2021 di Jakarta, Rabu 15 September 2021. /Dok Kejaksaan Agung

RAGAM INDONESIA-Jaksa Agung ST Burhanuddin mewajibkan setiap Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) di seluruh Indonesia, untuk membongkar dan mengusut tuntas perkara tindak pidana korupsi.

Sebab, pria yang baru-baru ini dikukuhkan sebagai Guru Besar Tidak Tetap Hukum di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto itu tidak yakin bila suatu daerah di Indonesia benar-benar bersih dari garong duit rakyat.

Baca Juga: Tertarik Ekspansi Bisnis ke Rusia? Buku KBRI Moskow Ini Bisa Jadi Panduan

“Saya belum percaya apabila ada suatu daerah yang pada saat ini sudah 100 persen bebas dari kejahatan korupsi,” ujar Burhanuddin.

Hal itu ditegaskan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) ini, ketika membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Satuan Kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2021 di Jakarta, pada Rabu kemarin.

“Minimal setiap satker (satuan kerja) Kejari harus mampu mengangkat dua perkara tindak pidana korupsi,” tegas Burhanuddin.

Baca Juga: Surati Presiden Jokowi, GMRI Prihatin 7 Tahun Tunjangan Purnawirawan TNI Tak Kunjung Naik

Target itu, menurutnya, tidaklah muluk-muluk. Akan tetapi, tidak juga diperkenankan untuk mengusut perkara korupsi secara serampangan atau asal-asalan.

Ia meminta Satker Kejari tak perlu takut untuk dilakukan evaluasi. Sebab, pemberantasan korupsi oleh kejaksaan adalah perwujudkan komitmen dan dedikasi jaksa kepada rakyat Indonesia.

Halaman:

Editor: Victoria


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X