Aksi Nekat Peternak Ayam Di Blitar Karena Tak Mampu Beli Pakan

- 8 September 2021, 16:22 WIB
Sherly Annavita menyoroti kabar penangkapan seorang pria yang membentangkan poster protes ke arah Jokowi ketika berkunjung di Blitar, Selasa, 7 September 2021.
Sherly Annavita menyoroti kabar penangkapan seorang pria yang membentangkan poster protes ke arah Jokowi ketika berkunjung di Blitar, Selasa, 7 September 2021. /Instagram/@sherlyannavita

RAGAM INDONESIA-Seorang pria itu tiba-tiba membentangkan spanduk saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke lokasi vaksinasi di area PIPP, Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa, 7 September 2021.

Isi spanduk pria yang belakangan diketahui Diketahui seorang peternak ayam diamankan itu berisi 'Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar'.

“Peternak-peternak Ayam petelur saat ini prihatin karena harga telur jatuh karena aktivitas ekonomi yang belum juga pulih ditambah lagi diberlakukannya PPKM level 3 dan level 4,” ujar Presiden Peternak Layer Indonesia, Ki Musbar Mesdi kepada ragamindonesia.com, Rabu, 8 September 2021.

Baca Juga: Mentan SYL Pastikan Kementan Berpihak kepada Peternak

Ki Musbar menuturkan, saat ini para peternak tidak mampu membeli pakan ayam termasuk Jagung yang terus naik.

“Mereka tidak mampu beli pakan untuk ayam petelurnya. Itulah yang mendasari tindakan nekat mereka, padahal sebagian besar dari peternak-peterna tersebut berjuang untuk bertahan dalam usahanya melalui sindikasi Himbara seperti BRI dan BNI dalam aspek pembiayaan.

“Sulit dibayangkan apa yang terjadi jika hal nasib peternak ayam petelur ini terus dibiarkan. Bisa dibayangkan krisis apa yang terjadi kalau mereka tunda bayar juga Itulah makanya mereka nekat minta perhatian Bapak Presidennya,” sambung Ki Musbar.

Baca Juga: Lindungi Peternak, Kementan Lakukan Pengendalian Produksi DOC FS

Lebih jauh, Ki Musbar prihatin  dengan kinerja Kementerian yang bertanggung jawab untuk hal ini. Sikap diam kementerian terkait yang diam seribu-basa menunjukan mereka tidak mampu berbuat apa-apa.

Halaman:

Editor: Ninding Permana


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X