Survei SMRC Tekait Kinerja Kejagung Berbanding Terbalik dengan Fakta yang Ada!

- 20 Agustus 2021, 19:07 WIB
Komplek Kejaksaan Agung sebelum sebagian peristiwa kebakaran gedung utamanya terbakar. /Foto: Data foto beritasubang.pikiran-rakyat.com/ Edward Panggabean.
Komplek Kejaksaan Agung sebelum sebagian peristiwa kebakaran gedung utamanya terbakar. /Foto: Data foto beritasubang.pikiran-rakyat.com/ Edward Panggabean. /

RAGAM INDONESIA-Akademisi Dan Pemerhati Publik Abdusy Syakur Amin mengatakan penilaian lembaga Survei yang menunjukkankinerja Kejaksaan tidak memuaskan berbanding terbalik dengan fakta yang ada.

“Saya melihatnya begini. Banyak Kasus kasus yang tidak tersentuh oleh APH sebelumnya ditangan Kejaksaan saat ini berani disentuh. Dan ada tersangkanya,” jelas Syakur saat diminta tanggapan kinerja Kejaksaan selama dua tahun terakhir, Jum'at, 20 Agustus 2021.

Syakur mengatakan kondisi ini adalah sebuah potret bahwa kejaksaan saat ini berani  “Itu kasus monumental yang besar yang merugikan negara bisa diungkap. ASABRI, Jiwasraya Sebelumnya tidak itu kenapa,” kata Syakur.

Baca Juga: Kejagung Kejar Terus Aset Koruptor Asabri

Syakur menyebut Kejaksaan adalah lembaga negara  bekerja yang terikat pada Undang Undang yang seringkali dalam pelaksanaannya  silent (sembunyi-bunyi). Setiap langkah hukum dilakukan dengan dengan cukup hati hati agar tidak melanggar hak dan menjunjung keadilan untuk setiap masyarakat.

Konsekwensinya adalah tidak semua harus di ekspos kepada masyarakat. "Hal inilah yang seringkali menjadi perdebatan diantara pihak yang merasa ingin tahu perkembangan sebuah kasus," jelas Syakur yang juga Rektor Universitas Garut ini.

"Sebelum ada putusan ingkrah, kasus tidak boleh diekspos. padahal ini ranah Kejagung,  sedangkan setelah ingkrah itu wilayah Institusi lain dlm hal ini MA," jelasnya lagi.

Baca Juga: Kejagung Periksa 3 Direktur Terkait ASABRI

Sehingga dengan kondisi seperti itu cukup sulit bagi Kejagung untuk mengekspose keberhasilan selaku suatu institusi, karena tidak bisa lepas dari kinerja lembaga lain.

Halaman:

Editor: Ninding Permana


Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X