TolakEngine Motorcycle: Tak Sekedar Tempat Kumpul Rider

- 25 Agustus 2021, 07:23 WIB
TolakEngine Motorcycle Kota Sukabumi
TolakEngine Motorcycle Kota Sukabumi /Nandang Permana/RagamIndonesia.com

RAGAM INDONESIA - Mengusung konsep kolektif dan non hirarkis TolakEngine semakin diakui di Kota Sukabumi.

Maraknya pecinta kuda besi dalam hal ini motor-motor klasik menjadi pondasi penting berdirinya TolakEngine Motorcycle. 

Di kota-kota di Indonesia banyak sekali kita jumpai komunitas motor dengan nama dan konsep yang berbeda-beda. Seperti halnya di kota-kota besar, kini Kota Sukabumi pun disesaki oleh banyaknya komunitas motor.

Berangkat dari kecintaannya terhadap motor,  Iwan sebagai penggagas dan juga yang menginisiasi terbentuknya TolakEngine motorcycle mengatakan kini komunitasnya terus berkembang.
 
Baca Juga: RESMI! Chelsea Lepas Davide Zappacosta ke Atalanta

"TolakEngine motorcycle terbentuk tahun 2018 dengan memiliki anggota 150 orang, TolakEngine adalah sebuah pergerakan kolektifan sederhana, menjawab kegelisahan akan motoran di Kota Sukabumi ini, motoran dengan tanpa membeda-bedakan," tutur Iwan kepada RagamIndonesia.com pada Selasa, 24 Agustus 2021.


"Nama TolakEngine sendiri diambil dari plesetan sebuah brand obat masuk angin, seperti namanya kita berharap kehadiran kita bisa menjadi obat dan menjawab kegelisahan akan motoran yang amat jarang di Kota ini," kata Iwan.

Iwan pun menambahkan, TolakEngine bagaikan terapi untuk pengendara roda dua, untuk sekadar melepas penat dan bertukar pikiran. Mereka pun memiliki tag line udar-ider, dalam bahasa sunda udar-ider adalah keluyuran atau kelayapan.

 
Masih kata Iwan, terkait kegiatan rutin yang kerap dilakukan tak terlepas dari kumpul-kumpul adalah, jumat udar-ider, berkemah, dan pertemuan lokal.

"Kegiatan kita pun tidak melulu soal motoran, ada kegiatan sosial yang kita lakukan, seperti razia kelaparan, membagikan sembako, dan kegiatan sosial lainnya," ungkap Pria yang juga menyukai fotografer ini.

"Kita pun di sini berupaya untuk memberikan kontribusi terhadap lingkungan sekitar, salah satu upayanya adalah membantu mempromosikan tempat- tempat wisata yang ada di Sukabumi, dengan koneksi dan relasi kita yang lumayan luas kita berharap semoga apa yang kita lakukan bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Sukabumi," ujar Iwan.

 

Kata Iwan jika berbicara soal kemajuan anggotanya komunitas ini juga di membantu mempromosikan usaha teman-teman yang ada di TolakEngine ini, seperti bengkel, cafe dan jenis usaha lainnya.

Hal senada diungkapkan seorang member, Khairi Ramiz. Kata Khairi TolakEngine bukan hanya sekedar kumpulan pecinta motor.
 
"Kita di sini berharap TolakEngine bukan hanya sebatas wadah berkumpulnya pecinta motor, lebih dari itu kita berharap TolakEngine bisa menjadi media atau perantara untuk membuka peluang dalam usaha," ungkap Khairi Ramiz salah seorang member TolakEngine
 
Ramiz pun berharap semoga dengan adanya TolakEngine ini bisa menjadi wadah untuk teman-teman yang ingin mengembangkan kreatifitas dan potensinya.

 
"Mari kita samasama wujudkan dan buktikan, bahwa tidak semua anak motor itu urakan dan ugal-ugalan, masih banyak hal-hal positif yang menyenangkan untuk dilakukan," pungkas Iwan.*** 
 
(Diana Mulyana)

Editor: Nandang Permana


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X