Omset Pedagang Telur di Pasar Koja Turun Hingga 70 Persen

- 23 September 2021, 21:52 WIB
Suripto, pedagang telur di Pasar Koja Jakarta
Suripto, pedagang telur di Pasar Koja Jakarta /RSU/ragamindonesia.com

RAGAM INDONESIA-Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Utara mengalami penurunan. Salah satunya di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara yang mengalami penurunan harga telur drastis, pada Selasa , 23 September 2021.

Salah seorang pedagang telur di Pasar Koja Baru, Suripto menyebut penurunan harga telur ras ini terjadi sejak hari Rabu kemarin, 22 September 2021. Dimana harga telur mengalami penurunan sebesar Rp5 ribu/kg.

"Baru dua hari. Sekarang Perkilonya Rp20 ribu" ujarnya saat kepada ragamindonesia.com, Kamis, 23 September 2021.

Baca Juga: Kota Bandung Kini Miliki Delapan Sekolah untuk Lansia

Suripto menjelaskan, untuk harga normal telur ayam ras biasanya dibanderol dengan harga Rp25 ribu/kg, saat ini menjadi Rp20 ribu/kg. Dengan turunnya harga telur ayam ini, Suripto mengalami penurunan omset lebih dari 70 persen.

Diketahui, biasanya Suripto bisa menjual hingga 150 kg dalam sehari. Namun, saat ini untuk menjual 45 kg saja dalam sehari.

"Ya kalau ramai ya 10 iket sekitar 150 kilo. Sekarang paling 3 iket atau 4 iket. Jauh banget kan turunnya," ucap Suripto.

Baca Juga: Pandemi Covid 19: 1200 Anak Sekolah di Jakarta Barat Jalani Test Kesehatan Mata

Suripto mengungkapkan, penurunan omset juga terjadi sejak pemerintah menerapkan aturan PPKM di masa Pandemi Covid-19. Karena sejak PPKM, omset penjualan telur turun, dikarenakan tidak ada lagi pesanan untuk hajatan dan sejenisnya.

Halaman:

Editor: Ninding Permana


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X